Omicron Bikin Belanda Lockdown Ketat Hingga Januari 2022

Cloud Hosting

Jakarta – Belanda telah mengumumkan lockdown ketat mulai hari ini hingga pertengahan Januari 2022 mendatang. Hal ini dilakukan di tengah kekhawatiran akan penularan varian virus corona Omicron.
Seperti dilansir BBC, Minggu (19/12/2021), selama lockdown ketat berlangsung, toko-toko non-esensial, bar, bioskop dan fasilitas publik lainnya akan ditutup hingga setidaknya pertengahan Januari. Selama periode lockdown, kunjungan ke rumah dibatasi, dari empat menjadi dua tamu per rumah.

Perdana Menteri Mark Rutte mengatakan tindakan lockdown ketat selama Natal “tidak dapat dihindari”. Lockdown berlaku mulai Minggu (19/12) waktu setempat hingga 14 Januari 2022.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  COVID-19 Muba: Bertambah 12 Kasus Sembuh, 42 Positif

“Saya berdiri di sini malam ini dalam suasana hati yang muram. Dan banyak orang yang menonton akan merasakan hal itu juga,” kata Rutte pada konferensi pers pada hari Sabtu (18/12) lalu. “Ringkasnya dalam satu kalimat, Belanda akan kembali lockdown mulai besok.”

Kegiatan apapun dilarang selain untuk pemakaman dan pasar yang menjual bahan makanan. Sementara itu, pertandingan olahraga profesional berlangsung tanpa penonton.

Semua sekolah akan ditutup hingga setidaknya 9 Januari 2022, sementara tindakan lockdown lainnya akan tetap berlaku hingga setidaknya 14 Januari 2022.

Sementara itu, restoran diizinkan menjual makanan hanya untuk dibawa pulang (take away).

Diketahui selama berminggu-minggu, jam malam telah diberlakukan di sejumlah tempat budaya di Belanda demi mencegah penyebaran Omicron.

Baca Juga :  Kritikus Mempertanyakan Apa yang Dicapai Israel Operasi di Gaza

Sejak pandemi dimulai, total lebih dari 2,9 juta kasus virus corona terkonfirmasi dan ada lebih dari 20.000 kasus kematian.

Kepala Tim Penanggulangan Pandemi Belanda, Jaap van Dissel, mengatakan langkah-langkah baru ini akan ‘membeli waktu’ sehingga memungkinkan lebih banyak orang mendapatkan vaksin booster dan menyiapkan sistem perawatan kesehatan untuk kemungkinan peningkatan infeksi varian Omicron.

Sejauh ini, lebih dari 85% orang dewasa di Belanda telah divaksinasi. Namun kurang dari 9% yang telah menerima vaksin booster.

Menteri Kesehatan Hugo de Jonge mengatakan seluruh orang dewasa di Belanda akan segera menerima undangan vaksin booster paling lambat 7 Januari 2022 mendatang.

Sumber : detiknews

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.